Obesitas tingkatkan risiko stroke pada dewasa muda

Namun setiap faktor risiko seperti obesitas, hipertensi dan gaya hidup tidak sehat akan mempercepat kerusakan pembuluh darah. Kebocoran tersebut menyebabkan darah tidak dapat mencapai sasarannya, yaitu sel otak yang membutuhkan suplai darah.

Sebagian besar pasien yang mendapat serangan stroke jenis ini tidak dapat tertolong jiwanya karena untuk mengatasinya memerlukan tindakan operasi yang harus dilakukan sesegera mungkin. Oleh karena itu, jika anak sudah memiliki faktor risiko, disarankan untuk memeriksakan kadar kolesterol darah pada usia anak-anak di bawah 10 tahun serta awal dan akhir usia remaja.

Pada golongan ini, penyebab utama stroke adalah stress, penyalahgunaan narkoba, alkohol, faktor keturunan, dan gaya hidup yang tidak sehat. Penyebab stroke ada 2 macam, yaitu adanya sumbatan di pembuluh darah trombusdan adanya pembuluh darah yang pecah.

Pada saat yang bersamaan, pembuluh darah otak dapat terhimpit sehingga suplai oksigen dengan sendirinya terputus. Sebuah studi menemukan bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko 13 kanker pada usia dewasa muda.

Menurunnya pasokan darah dari jantung yang kaya oksigen dan nutrisi ke otak adalah faktor utama yang menjadi penyebabnya. Penyempitan liang arteri menyebabkan aliran darah yang akan melalui liang tersebut terhambat. Kondisi pembuluh darah yang lemah tidak kuasa menahan tekanan, akibatnya darah yang mengalir didalamnya tersembur keluar.

Pada umumnya, insiden dari stroke ini terjadi tanpa didahului oleh tanda-tanda yang dirasakan sebelumnya—— serangan stroke iskemik embolitik umumnya terjadi begitu saja seolah sebagai suatu kejutan bagi pasien dan orang-orang di sekitarnya.

Arterosklerosis saat usia anak-anak adalah pemicu utama penyakit jantung dan stroke pada individu dewasa yang berusia tahun.

Jika suplai darah terhenti, dapat dipastikan suplai oksigen dan nutrisi yang diperlukan otak akan terhenti pula dan akhirnya sel otak menggalami kematian. Banyak yang salah mengerti dikira orang yang bersangkutan mengalami serangan jantung, padahal mendapat serangan otak atau mengalami stroke.

Upaya berikutnya, diiringi dengan pemberian obat. Baca Juga: Overweight dan obesitas adalah faktor risiko utama untuk sejumlah penyakit kronis, termasuk diabetes atau kencing manis, penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung, dan kanker.

Tingkat keberhasilannya relatif rendah terutama jika luasan otak yang mengalami perdarahan sudah parah. Obesitas umumnya terjadi karena pola hidup tidak sehat, mulai dari konsumsi makan berlemak jahat, makanan kaya gula, hingga kebiasaan enggan berolahraga.(Baca juga: Obesitas Tingkatkan Risiko 8 Jenis Kanker) Dari 20 jenis kanker yang paling umum dialami warga Amerika, sembilan diantaranya paling banyak menyerang usia dewasa muda.

Penelitian yang dilakukan pada tahun tersebut satu dari 10 kasus kanker payudara baru dan satu dari empat kasus tiroid baru terjadi pada kelompok usia criativabrasilia.com: Sri Yanti Nainggolan.

” Aspek-faktor itu, pada gilirannya, tingkatkan Insomnia selanjutnya. Di segi lain, tidur yang cukup dengan teratur bisa berguna untuk kesehatan.

Mengenali Tanda-tanda Penyakit Jantung di Usia Muda

Tidur menolong badan mengatur desakan darah, mengatur hormon, serta kurangi stres. Pada orang muda, stroke penyumbatan lebih sering ditemui daripada stroke perdarahan.

Sejumlah faktor risiko terkena stroke memang dapat ditemukan pada orang muda dan temuan tersebut sedikit berbeda pada orang yang lebih tua. Organisasi Kesehatan Dunia, WHO memperkirakan terdapat miliar lebih orang dewasa yang memiliki berat badan berlebih/obesitas pada Tren obesitas menyebabkan masalah kesehatan serius di banyak negara, sehingga mengancam kelangsungan pemeliharaan kesehatan dasar.

Faktor risiko arterosklerosis pada anak pada umumnya sama dengan faktor risiko hiperkolesterolemia pada anak. Namun setiap faktor risiko seperti obesitas, hipertensi dan gaya hidup tidak sehat akan mempercepat kerusakan pembuluh darah.

Arterosklerosis saat usia anak-anak adalah pemicu utama penyakit jantung dan stroke pada individu dewasa yang berusia tahun.

Insomnia Bisa Tingkatkan Risiko Stroke

Perkembangan arterosklerosis cenderung lama namun dapat dimulai pada masa anak-anak. Faktor risiko arterosklerosis pada anak pada umumnya sama dengan faktor risiko hiperkolesterolemia pada anak.

Namun setiap faktor risiko seperti obesitas, hipertensi dan gaya hidup tidak sehat akan mempercepat kerusakan pembuluh darah. Arterosklerosis saat usia anak-anak adalah pemicu utama penyakit Author: Rahman Indra.

Obesitas tingkatkan risiko stroke pada dewasa muda
Rated 5/5 based on 78 review